Oleh: chemyroman | Desember 23, 2012

Suck Day

Mungkin teman-terman semua pernah mengelamai suck day (hari yang menyebalkan) dimana pada hari itu lo mengalami kesialan yang beruntun. contoh sederhananya seperti ini: Lo udah janjian sama dosen pembimbing untuk berkonsultasi jam 09.00 dan pas diperjalanan hujan turun sangat deras hingga mengharuskan lo untuk berteduh dalam waktu yang cukup lama, sesampai dikampus ternyata dosen lo udah pulang  dan sesaat kemudian lo mendapat sms dari dosen kalau lo udah ditungguin lama dan beliau juga bilang dia nggak mau kertemu sama kamu lagi karna lo udah PHPin dia *loh😀. Itu adalah salah satu contoh kejadian yang sangat menyebalakan. Disini gue akan berbagi cerita tentang suck day yang pernah gue alamin, dan berikut ini adalah salah satu kejadian suck day luar biasa yang pernah gue alamin.

Dalam proses penelitian yang gue lakukan banyak sekali kesialan yang pernah gue alami bahkan kejadian tidak hanya terjadi dalam sehari tetapi terus berlanjut kehari-hari beriktnya. jadi ceritanya begini, pada hari itu gue bersiap untuk kekampus untuk menimbang bahan penelitian untuk gue pake besoknya, tapi pas gue mau berangkat tiba-tiba hujan turun dengan derasnya hingga gue urungkan niat untuk berangkat waktu itu juga karna gue pikir waktunya masih cukup panjang (kalau gak salah waktu itu jam 13.00 siang) dan gue juga udah nyiapain surat lembur buat make fasilitas lab jika emang waktunya gak cukup, setelah beberapa saat kemudian hujan pun reda dan gue lansung tancap gas ke kampus namun setiba disana gue mendapati bahwa timbangan yang akan gue pake buat nimbang ternyata sedang mengalami kerusakan dan sedang diperbaiki, gue disuruh nunggu sampe itu barang selsai diperbaiki, sambil menunggu gue pun mencari staf penanggung jawab laboratoriun untuk menyerahkan surat izin lembur untuk antisipasi kalau perbaikan timbangannya sampe sore selesainya, tapi setelah gue cari-cari staf lab sedang gak ada ditempat dan dari informasi yang gue dapat dari temen gue beliau sudah pulang sejak siang tadi, dan lebih parahnya lagi adalah besoknya hari sabtu diamana tidak ada kegiatan kampus pada hari itu (libur) *mampus dah gue, tapi belum putus asa gue mencoba untuk melobi laboran dari luar jurusan gue dan dibantu oleh pembimbing gue akhirnya lobi gue berhasil, namun belum selesai 1 bungkus gue nimbang tiba-tiba listriknya mati (timbangan menggunakan power listrik) padahal yang gue butuhin itu sekitar 75 bungkus. It’s so kampret, you know? Karna hari itu gue gagal untuk menimbang bahan jadi dengan sangat terpaksa penelitian gue harus diundur satu hari.

Kesialan itu gak cuman berakhir sampai disitu saja dan terus berlanjut pada hari-hari berikutnya, pada hari sabtu itu gue nekad berangkat ke kampus walaupun gue tau pada hari itu kampus sedang tutup, gue berharap pada hari itu ada orang yang lebur di lab dan gue bisa nebeng untuk menimbang bahan. Tapi sesampai di kampus gue gak nemuin siapapun di sana dan lab dalam keadaan terkunci, gue mulai frustasi namun gue memutuskan untuk tetap menunggu dan terus berharap ada seseorang lembur di lab pada hari itu. Setelah beberapa jam menunggu akhirnya apa yang gue harapkan pun datang, gue pun lansung masuk dan mohon izin untuk menggunakan timbangan (timbangan baru, soalnya yg kemaren masih rusak) namun lagi-lagi kesialan itu terus mengacaukan gue, baru aja dapet 4 bungkus, sang laboran itu udah mau pulang dan gue dimintai surat lembur untuk tetap bisa meneruskan timbangan gue, berhubung kemaren gue gak sempat ngasihkan surat lembur ke staf penanggung jawab laboratorium alhasil gue pun di usir dari laboratorium. Gue udah berusaha meminta izin lewat telphon ke staf tadi tapi tetap gak dizinkan juga karna permohonan izin harus menggunakan surat tertulis.

Gue semakain frustasi dengan keadaan seperti itu, disaat gue mulai frustasi dan bingung harus gimana tiba-tiba pembimbing gue telphon dan nanyain kabar timbangan, gue lansung ceritakan nasib yang mengenaskankan kepada beliau tentang permasalahan yang sedang gue alami, dan gue juga memohon bantuan beliau untuk membantu masalah gue, beberapa saat kemudian gue mendapat kabar kalau gue diizinkan untuk menggunakan timbangan pada hari itu, karana kuncinya dipegang sama laboran gue pun bergegas untuk kerumahnya beliau untuk mengambil kunci dan memberitahukan kalau gue udah mendapat izin untuk lembur, tapi sesampainya di sana gue dikabari kalau gue hanya dikasih waktu setengah jam untuk lembur, padahal normalnya gue membutuhkan sekitar 2 jam untuk menyelesaikannya proses penimbangan tersebut. It’s very-very kampret man! Karna gue pikir gue bakalan gak selesai dalam waktu segitu akhirnya gue melakuakan tawar menawar untuk diberikan waktu tambahan dan akhirnya gue mendapatkan setengah jam waktu tambahan. Tanpa mensia-siakan waktu gue lansung tancap gas lagi ke kampus, dan menyelesikan pekerjaan itu dengan menahan nafas cepat. Dengan dibantu oleh seorang teman akhirnya satu jam kemudian penimbangan tersebut bisa gue selesaikan. *Kemudian gue gangnam style

Nah itulah salah satu cerita suck day luar biasa yang pernah gue alamin, menyebalkan sekali kan? sebenarnya sih masih banyak kejadian suck day yang pernah gue alamin tapi berhubung postingan ini sudah cukup panjang jadi cukup segitu aja dulu postingan tentang suck day karna jari gue juga udah mulai keritaing nih ngetiknya.😀


Tinggalkan Komentar Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

LeonnaDenisa

Hakunamatata (^o^)/

%d blogger menyukai ini: